Sabtu, 04 Oktober 2008

kebiasaan buruk pada gigi: BRUXISM



Apa itu bruxism ?

Bruxism atau mengerot adalah kebiasaan yang tidak sadar atau kebiasaan yang cukup membingungkan yang ditandai dengan penderita yang suka mengasah giginya sendiri,

Mengasah disini berarti saling mempertemukan antara gigi atas dan bawah,seolah olah sedang memakan sesuatu.Penderita bruxism ini sulit untuk mengontrol kelakuannya sendiri.
Kebiasaan ini biasanya terjadi pada waktu tidur malam atau diwaktu tidur siang hari.

Bruxism ini berhubungan dengan stress, dan hal ini umum terjadi.Bruxism mempengaruhi gigi, otot dan sendi dari rahang(Temporomandibular joints), dan penampakan dari wajah juga bisa berubah.

Keausan gigi yang disebabkan oleh bruxism ini lain keadaanya bila dibandingkan dengan keausan gigi karena pemakaian yang normal.



Berikut ini merupakan gejala-gejala dari Bruxism:

Gigi akan nampak aus dan nampak bentuknya menjadi lebih pendek, istilah dari keadaan ini dinamakan dengan ATRISI.
Gigi akan nampak menajdi datar, dan nampak berwarna kekuningan karena strutur dentin pada gigi terlihat.

Bila bruxism tidak dilakukan perawatan, gigi akan terus aus sampai dengan setinggi gusi. Gigi lama kelamaan akan menjadi seperti bongkahan atau selapis tipis mahkota gigi ( enamel ) bila kebiasaan ini berlanjut.
Rasa nyeri mungkin akan dirasakan pada otot dan sendi rahang ketika bangun tidur di waktu pagi.

Pada waktu makan kemungkinan gigi akan terasa nyeri oleh karena gerakan rahang yang terbatas.

Gigi aus yang berlebihan akan menyebabkan posisi rahang menjadi tidak pas yang akan mengakibatkan perubahan dari wajah.
Perubahan dari posisi sudut mulut juga akan mungkin terjadi.
Bruxism juga kemungkinan bisa pula menyebabkan terbentuknya otot rahang yang lebih menonjol.

Apa penyebab bruxism ?


Penyebab utama dari bruxis adalah stress psikologik dan beberapa kondisi medis.
Contoh dari kelainan yang menyebabkan hal ini adalah cerebral palsy.

Bagaimana menyembuhkan bruxism ?

Bruxism membutuhkan perawatan secara psikologis, perawatan gigi dan perawatan medikasi( pemberian obat- obatan ).

Penyembuhan Secara psikologi dan pemberian obat harus dilakukan oleh ahli psikologi, ahli psikiatri dan dokter.
Perubahan dari tingkah laku dari mengerot ini haruslah dilakukan relaksasi melalui pelatihan relaksasi yang memadai.

Perawatan gigi untuk bruxism ini ditujukan langsung untuk mencegah kerusakan lebih lanjut yang parah dan untuk memperbaiki ke ausan dari gigi. .
Perawatan pencegahan bruxism ini menggunakan alat yang disebut nightguard.


Nightguards bisa meminimalkan pengaruh dari bruxism

Alat ini tidak bisa menyembuhkan bruxism,
tetapi alat ini mampu melindungi gigi dari keausan yang diakibatkan oleh bruxism..

Nightguards mencegah gigi atas dan bawah saling meng- grinding satu dengan lainnya.

Semoga sekilas paparan tentang mengerot atau bruxism ini bermanfaat untuk anda yang mengalaminya.


ooOOoo