Rabu, 15 Oktober 2008

angular cheilitis: luka sudut mulut



Angular cheilitis pada umumnya dikenal dengan luka di sudut mulut.Memang kelainan ini tidak mengancam jiwa tetapi mengurangi kenikmatan hidup dengan menimbulkan rasa nyeri dan menyebabkan menurunnya rasa percaya diri oleh karena karena terlihat oleh orang lain dan mengurangi penampilan.


Gejala yang nampak adalah bahwa luka ini terasa nyeri dan akan menyebabkan sedikit berdarah bila penderita membuka mulut.Pada beberapa kasus mungkin akan terdapat jamur candida disana.Beberapa luka juga menimbulkan abses atau nanah.Masih belum diketahui penyebab yang jelas dari angular cheilitis ini, beberapa ahli mengatakan bahwa hal ini merupakan akibat dari defisiensi besi atau vitamin, meskipun dari beberapa kasus juga dijumpai hal ini merupakan akibat dari hal yang sederhana seperti kebiasaan menghisap bibir terlalu sering, karena iklim yang terlalu dingin, atau bibir yang terpapar angin dan sebagainya.
Pada anak anak yang menggunakan dot, menghisap ibu jari atau yang menggunakan dot mainan, keadaan semua ini juga bisa menimbulkan angular cheilitis.
Angular Cheilitis kemungkinan juga bisa disebabkan oleh kurangnya vitamins B2 (riboflavin), B3 (niacin), B6 (pyridoxine), or B12 (cyanocobalamin) bersamaan dengan kurangnya asupan besi atau bisa juga melemahnya daya tahan tubuh seperti pada penderita HIV.
Pasta gigi dan peralatan kosmetik juga telah diketahui merupakan penyebab dari kelainan ini. Bahkan kadang kala beberapa makanan dan minuman seperti orange juice akan bisa memperparah keadaan ini.
Bila penyebab dari angular cheilitis (AC) ini oleh karena kekurangan vitamin B, hal ini bisa ditanggulangi dengan pemberian asupan vitamin ini yang memadai, hal ini bisa didapatkan dari produk makanan olahan yang mengandung susu,cereal atau biji bijian, kemudian sayuran yang berdaun dan sebagainya..
Seorang dokter gigi akan mendiagnos AC ini tergantung dari kemungkinan penyebabnya.
Bila hal ini disebabkan oleh karena gigi tiruan yang tidak pas posisinya, dokter akan mengkoreksi gigi tiruan ini.
Terdapat beberapa penyebab kenapa angular cheilitis ini terjadi.
Yang pertama adalah disebabklan oleh jamur ( candida albicans) atau infeksi jamur lainnya.Juga bakteri seperti streptokokus atau virus juga menyebabkan kelainan AC ini.AC ini juga bisa terjadi pada seseorang dengan gigi tiruan dimana gigi tersebut tidak fit ( pas ) lagi.
Gesekan dan lipatan pada jaringan lunak rongga mulut oleh karena denture atau gigi tiruan yang tidak pas juga akan menciptakan kelainan ini. Gigi tiruan yang tidak pas akan menyebabkan air liur terkumpul di dalam sudut mulut dan bisa menimbulkan kelainan ini.
Angular cheilitis kemungkinan juga disebabkan oleh deficiency vitamin B-2 (riboflavin), vitamin B-3 (niacin), vitamin B-6 (pyridoxine), or vitamin B-12 (cyanocobalamin), deficienci besi. Kebiasaan buruk seperi mengghisap jari, menghisap bibir, menggigit kuku, pemakaian dot pada bayi,hilangnya gigi , paparan sinar matahari,angin dan udara atau melemahnya sistem imune yang disebabkan oleh AIDS juga bisa menyebabkan kelainan ini. Beberapa kelainan kulit seperti atopic atau seborrhoiec dermatitis bisa memicu terbentuknya AC ini pada individu yang peka.
Alaergi kontak yang disebabkan oleh pasta gigi dan kosmetik juga memicu terjadinya angular chelitis ini.
Perawatan angular cheilitis
Angular cheilitis dapat diterapi atau dicegah dengan beberapa cara yang tergantung dengan penyebabnya.Sebagai contoh, menghindari kebiasan buruk menghisap bibir akan bisa menghilngkan kelainan ini
Bila angular cheilitis disebabkan oleh bakteri atau jamur, maka diperlukan gel anti jamur yang diaplikasikan ke area yang terlibat.Dan bila penyebabnya adalah denture atau gigi palsu makan mutlak diperlukan perawatan atau pembuatan denture atau gigi tiruan yang baru.
Jadi bisa disimpulan bahwa penyebab angular cheilitis terbanyak adalah : defisiensi atau kekurangan vitamne B, karena denture atau gigi tiruan dengan desain yang tidak baik, dan penyebab lain yang tersering adalah infeksi jamur( candida sp) dan infeksi virus, kemudian peringkat selanjutnya adalah kebiasaan buruk , sebagai contoh menghisap-hisap bibir dan yang terakhir pengaruh dari luar ( lingkungan ).
oooOOOooo