Minggu, 03 Agustus 2008

tips untuk teman-teman dokter gigi baru...


Berdasar standar kompetensi dokter gigi, kep konsil 23/KKI/KEP/XI/2006, doktergigi itu semestinya
1. Profesionalisme

2. Penguasaan ilmu pengetahuan kedokteran dan kedokteran gigi

3. Pemeriksaan fisik secara umum dan system stomatognatik

4. Pemulihan system stomatognatik

5. Kesehatan gigi dan mulut masyarakat

6. Manajemen praktek kedokteran gigi

Bila anda ingin mulai praktek, harap perhatikan berikut ini :

1. Jumlah penduduk

2. Permintaan dan kebutuhan doktergigi

· Jumlah doktergigi yang praktek

· Rasio doktergigi dengan jumlah populasi

3. Daya beli masyarakat/ ability to pay

4. Kemauan membayar/ willingness to pay

5. Daya dukung fasilitas yang ada

Segmentasi

Segmentasi bisa dilakukan dengan cara memahami karakter dan perilaku pasien. Ingat, pada dasarnya semua orang adalah pelanggan. Lalu kenapa perlu segmentasi? Karena keterbatasan kita sebagai doktergigi, terbatasnya waktu, tempat dan tenaga yang dimiliki. Untuk itu kita perlu membagi dalam kelompok dalam satu karakter.

Ada 3 pokok dasar segmen doktergigi:

1. Pasien berorientasi harga

Yang penting bayarnya murah, tapi sembuh.

2. Pasien berorientasi nilai

Sembuh dengan layanan yang baik, walaupun tetap memperhatikan harga. Berapa biaya yang dikeluarkan dan apa yang diterima.

3. Pasien berorientasi kualitas

Pasien yang pengen best of the best. Pelayanan dan penyembuhan adalah nomor satu. Pasien segmen ini tidak melihat harga.

Segmentasi ini menurut saya yang paling pas buat doktergigi, boleh aja si kalo ada yang membagi jadi low, middle, high, dan lainnya.

v Targeting

Targeting ini riilnya dari segmentasi, yang perlu diperhatikan :

1. Sumber daya fisik

a. Lokasi praktek

b. Bentuk bangunan

c. Peralatan yang diperlukan

d. Bahan medis habis pakai/ BMHP yang digunakan

2. Sumber daya nonfisik

a. Pengetahuan, skill dan reputasi

b. Bentuk pelayanan



v Analisa produk jasa

1. Siapa yang menjadi pesaing? Kapan mulai didirikan? Market share? Strategi harga? Jasa yang dihasilkan?

2. Perbandingan keunggulan dan kelemahan dengan pesaing

3. Service quality :

a. Reliability/ dapat dipercaya, diandalkan

b. Assurance/ terjamin

c. Tangible / nyata, bisa dirasakan-skill, bangunan

d. Empathy/ dapat merasakan apa yang dirasakan pasien

e. Responsiveness/ tanggap dengan perkembangan



v Perhitungan investasi

1. Beli/ sewa lokasi, renovasi bangunan

2. Peralatan dasar

Kursi tamu, meja kursi konsultasi, almari, lampu penerangan, papan nama, dll

3. Peralatan dental

Inventarisir alat2 yang uda ada dan belum ada, BMHP (konservasi, bedah mulut, prostodonsi, ortodonsi, periodonsi, dll)



v Kondisi keuangan yang harus dipersiapkan

1. Startup cost, yaitu jumlah dana yang dibutuhkan untuk membuka usaha

2. Operational cost, harus mencakup biaya operasional 3 sampai 6 bulan ke depan. Contohnya promosi, penyusutan, upah tenaga kerja, pemeliharaan, dll.

3. Break event point dan proyeksi laba rugi yang harus diperhitungkan.



v Perhitungan Feasibility Study/ FS

1. Jumlahkan total investasi

2. Asumsikan pendapatan

3. Asumsikan kebutuhan pengeluaran

4. Perhitungan return on investment

5. FS menjadi panduan dalam targeting bulanan dan tahunan



v Identifikasi strategi penjualan

1. Apakah keinginan dan kebutuhan pelanggan sesuai dengan faktor lingkungan yang ada (pendidikan dan keinginan masyarakat untuk kesehatan gigi), dilanjutkan dengan penyelarasan (action plan) yaitu apa yang dihasilkan praktek kita dengan apa yang diingikan pelanggan.

2. Tempat praktek tidak harus menyediakan alat dan bahan yang lengkap

3. Praktek sederhana dapat dikembangkan sesuai need and demand dengan syarat manajemen harus baik

4. Alat dan bahan yang ada merupakan sarana doktergigi agar dapat bekerja lebih baik, hanya sedikit pasien yang mengetahui merek, criteria alat/bahan yang digunakan

5. Yang paling utama bagi pasien yaitu perawatan dan pelayanan



v TIPS

1. Kenali potensi anda

2. Lihat sumberdaya yang dimiliki

3. Disiplin administrasi, pengelolaan keuangan

4. Pisahkan keuangan bisnis dan pribadi

5. Niat baik dan sumpah hipokrates

6. Jadilah Life Long Learner-belajar sepanjang hayat

7. Komunikasi efektif