Rabu, 15 April 2009

management poli gigi


buat adik2 dokter gigi junior yang akan melakukan praktek pribadi , beberapa tips berikut ini patut disimak, tips ini berdasarkan pengalaman saya sendiri selama lebih kurang sepuluh tahun menjalankan profesi dokter gigi.

1. Kenali potensi daerah anda
Tiap tiap daerah mempunya potensi sendri sendiri, ada yang pasiennya suka melakukan perawatan gigi ( konservasi) , ada daerah yang masyarakatknya senang malakukan pencabutan gigi dan sebagainya,
jadi : kenali potensi daerah anda.

2. Sesuaikan budget fasilitas klinik anda.

Dalam hal ini membuka poli gigi pertama kali tidak perlu menyediakan alat dan bahan sekomplit komplitnya, dikarenakan aspek kekhususan daerah yangsaya sebut tadi diatas. Contoh , pasien anda suka sekali melakukan pencabutan gigi, kenapa harus melengkapi dengan bahan tumpatan yang canggih dulu? yang penting adalah lengkapi alat anda dengan pekerjaan yang sering anda lakukan di daerah tersebut, baru setelah terbentuk "massa" anda lengkapi peralatannya, contohnya dnegan lightcured dan sebagainya, memang tidak dilarang untuk melengkapi alat dan bahan anda semaksimal mungkin, cuman kalau dana anda terbatas ? saya kira metode nilah yang layak anda perhitungkan.


3. Bentuk pasar anda

Setelah anda mempunya massa, so what will u do ? bentuk pasar anda..!!! anda harus mempunyai kekhususan sendiri. Kita boleh sama2 dokter gigi, tetapi harap ingat ..kita harus mempunyai kekhasan sendiri dibanding dengan kompetitor yang lainnya, kita juga berbisnis khan ? bisnis jasa ..!! tetapi memang dokter berbeda dengan yang lainnya..kita juga mempunyai aspek sosial untuk itu.
Tetapi harap diingat , kita bersaing secara global..kekhasan kita tetaplah menjadikan ciri utama kita didepan pasien...so khas yang bagaimana ? anda sendiri yang bisa menentukannya berdasarkan potensi pasar yang anda miliki

4. One stop shopping methode
Diartikan alangkah baiknya bila anda membuka klinik bersamaa dengan disiplin ilmu yang lain, contohnya dengan dr umum, laborat atau juga bidan dan sebagainya, karena anda telah menawarkan aspek kekhususan dalam hal ini, contoh ; bila si ibu mau memeriksakan kandungan, khan bisa sekalian si anak merawatkan giginya ? atau bila anda menemukan shock anafilaktoid, khan bisa bekerja sama dengan dr umum khan ?

itu beberapa ulasan singkat dan sederhana dan semoga sedikit membantu pencerahan adik2.
salam dahsyat.......