Kamis, 18 September 2008

Pengaruh buruk tambalan AMALGAM

Lebih dari 100 juta tumpatan amalgam telah diletakkan pada mulut orang amerika tiap tahunnya ,menurut perhimpunan dokter gigi amerika (ADA). Tumpatan amalgam merupakan tumpatan yang paling banyak dipergunakan. Amalgam atau orang umum menyebutnya dengan tambalan timah, sampai sekarang masih dipergunakan di puskesmas-puskesmas di indonesia,
tumpatan atau tambalan amalgam ini mempuyai ciri mengkilap seperti logam bila tambalan ini telah setting atau mengeras.Idealnya tumpatan yang kita pakai jangan menggunakan amalgam lagi. Hal ini dihubungkan dengan insiden tingkat mercuri yang ada didalam darah kita, seperti kita ketahui salah satu komponen dari tumpat amalgam dalam bahan ini menggunakan campuran dengan bahan merkuri.
Pabrik yang mengeluarkan amalgam ini( caulk/dentsply), telah memberikan peringatan kepada dokter gigi tentang hal hal yang poerlu diperhatikan, diantaranya adalah :

1.Tidak meletakkan amalgam bersebelahan dengan restorasi logam
2. Tidak menggunakan amalgam pada pasien yang mempunyai riwayat penyakit defisiensi ginjal yang parah.
3. Tidak meletakkan amalgam pada pasien yang mempunyai riwayat alergi terhadap amalgam.
4. Tidak meletakkan amalgam dibawah restorasi crown metal.
5. tidak menggunakan amalgam pada anak dibawah usia 6 tahun,.
6. Tidak meletakkan amalgam pada wanita yang akan hamil atau sedang hamil.


Dalam hal yang ideal, wanita sebaiknya tidak menggunakan tumpatan amalgam sampai ia mengalami masa menopouse dan tidak menggunakan tumpatan tuang dan tumpatan amalgam bersamaan didalam satu rongga mulut.
Tumpatan amalgam merupakan tumpatan yang bernilai estetis sangat jelek, dan kelihatan amat jelek pada beberapa orang.
Komposisi dari amalgam adalah sebagai berikut:
50% mercury
35% Silver
14% Tin
0.1% Zink
0.3% Copper

yang merupakan polemik efek buruk dari amalgam adalah kandungan dari mercury nya dimana mercuri merupakan bahan yang sangat toxic terhadap sel tubuh, amalgam akan mengalami kontraksi dan ekspansi selama masa pemakaiannya dan kemungkinan akan mengeluarkan bahan merkuri yang terkandung didalam suatu bahan tumpat amalgam. Hal ini bisa dicegah dengan melakukan prosedur triturasi atau penyaringan merkuri ini dengan hati-hati, tetapi siapakah yang menjamin prosedur ini dilakukan dengan sempuran??

Sebaiknya hindari tumpatan dengan menggunakan amalgam !!!!

6 komentar:

Anonim mengatakan...

trus, kalo udah terlanjgam gimana dokter? soalnya saya sudah punya tambalan amalgam.

drDondy mengatakan...

dibongkar saja memakai tumpatan komposit ( orang 2 bilang tambal laser )
makasih.

Anonim mengatakan...

dok, apakah membongkar amalgam beresiko lebih besar dibandingkan dengan tetap membiarkan amalgam yg sudah terlanjur tsb? thx.

DONDY mengatakan...

kalau anda sehat tidak mempunyai pengaruh, tetapi memang pada pasien dengan kondisi khusus semisal hamil sebaiknya dan dianjurkan untuk tidak menggunakan amalgam.

Anonim mengatakan...

dok,, saya sedang hamil anak pertama, dengan UK 16-17 mgu.Saya mempunyai tambalan amalgam yang saya punya sejak masih SD,, apakah boleh saya melakukan penggantian amalgam di saat hamil seperti ini?

Dondy Setyawan,drg. mengatakan...

tidak masalah menggantikan amalgam selama kehamilan, yang tidak boleh atau harus hati2 adalah tindakan invasif atau cabut gigi pada kehamilan...
trimakasih, bila anda membutuhkan penjelasan lebih lengkap lagi silahkan call saya di 081 23456 654