tumpatan atau tambalan amalgam ini mempuyai ciri mengkilap seperti logam bila tambalan ini telah setting atau mengeras.Idealnya tumpatan yang kita pakai jangan menggunakan amalgam lagi. Hal ini dihubungkan dengan insiden tingkat mercuri yang ada didalam darah kita, seperti kita ketahui salah satu komponen dari tumpat amalgam
dalam bahan ini menggunakan campuran dengan bahan merkuri.Pabrik yang mengeluarkan amalgam ini( caulk/dentsply), telah memberikan peringatan kepada dokter gigi tentang hal hal yang poerlu diperhatikan, diantaranya adalah :
1.Tidak meletakkan amalgam bersebelahan dengan restorasi logam
2. Tidak menggunakan amalgam pada pasien yang mempunyai riwayat penyakit defisiensi ginjal yang parah.
3. Tidak meletakkan amalgam pada pasien yang mempunyai riwayat alergi terhadap amalgam.
4. Tidak meletakkan amalgam dibawah restorasi crown metal.
5. tidak menggunakan amalgam pada anak dibawah usia 6 tahun,.
6. Tidak meletakkan amalgam pada wanita yang akan hamil atau sedang hamil.
Dalam hal yang ideal, wanita sebaiknya tidak menggunakan tumpatan amalgam sampai ia mengalami masa menopouse dan tidak menggunakan tumpatan tuang dan tumpatan amalgam bersamaan didalam satu rongga mulut.
Tumpatan amalgam merupakan tumpatan yang bernilai estetis sangat jelek, dan kelihatan amat jelek pada beberapa orang.
Komposisi dari amalgam adalah sebagai berikut:
50% mercury
35% Silver
14% Tin
0.1% Zink
0.3% Copper
yang merupakan polemik efek buruk dari amalgam adalah kandungan dari mercury nya dimana mercuri merupakan bahan yang sangat toxic terhadap sel tubuh, amalgam akan mengalami kontraksi dan ekspansi selama masa pemakaiannya dan kemungkinan akan mengeluarkan bahan merkuri yang terkandung didalam suatu bahan tumpat amalgam. Hal ini bisa dicegah dengan melakukan prosedur triturasi atau penyaringan merkuri ini dengan hati-hati, tetapi siapakah yang menjamin prosedur ini dilakukan dengan sempuran??
Sebaiknya hindari tumpatan dengan menggunakan amalgam !!!!






