Sabtu, 26 Juni 2010

betty : tentang TMJ


Betty dok, kalau sy mgalami apa yg saudara sebut klainan pada TMJ ,,sebaiknya saya harus ke dokter gigi atau ahli dalam?? apa hal seperti itu sampai perlu oprsi

hi betty : kelainan pada TMJ atau yang pernah saya tulis disini : (silahkan di klik untuk melihat file ini) : TMJ disorder

merupakan wilayah spesialisasi dari dokter gigi spesialis orthodontia
( spesialis meratakan gigi ), spesialis periodonsia
( spesialis jaringan penyangga gigi-seperti saya ), dan spesialis bedah mulut;

ketiga dokter gigi spesialis itulah yang menurut saya paling berkompeten untuk menanggulangi kasus anda, dan hal ini tidak berhubungan/sedikit sekali hubungannya dengan internist atau dokter spesialis penyakit dalam.

Cara untuk mengetahui dokter gigi spesialis tersebut mudah, tinggal lihat gelar dibelakang namanya ( tercantum di plakat tempat praktek mereka). SpOrt untuk spesialis orthodonsia, SpPerio untuk periodonsia dan SpBm untuk spesialis bedah mulut.

Pada kasus ini biasanya dilakukan oklusal adjustmen dulu/ penyesuaian oklusi oleh karena kasus TMJ ini disebabkan oleh susunan gigi yang tidak benar/ mengalami gangguan pada sistem stomatognatik,kalau toh koreksi ini tetap tidak bisa membantu biasanya akan di rujuk ke spesialis bedah mulut.

Silahkan kunjungi mereka, atau kalau tempat anda mempunyai Fakultas kedokteran gigi, mereka biasanya berkumpul di lembaga itu.

Ok semoga bermanfaat jawaban dari saya...



ooOOoo

7 komentar:

sutandi,drgSpPerio mengatakan...

My Opinion :
mmm.... saya kurang setuju dengan pendapat dokter ini... :)
Seal and Protect berfungsi sebagai : fissure sealant
Ini berbeda sekali dengan desensitizer.

Kedua, bonding untuk desensitizing? ada literature yang menulis begitu... OK lah, tapi sebelumnya saya tanya, bonding apa yang dokter gunakan? pakai etsa? menurut dokter bisa bertahan lama?

perlu dokter ketahui kalau dokter memakai bonding generasi 5 ke bawah... dokter perlu etsa, supaya ada micro-porousity di enamel atau dentin supaya bonding bisa masuk...
tapi perlu diingat, resesi dan hipersensitifitas biasanya terjadi di bagian dentin, which mean etsa merusak komposisi mineral dentin sehingga kerja bonding tidak optimal (bisa saya kasih ilustrasinya next time)....
So, singkat kata jika dokter menghendaki pakai bonding, dokter harus memakai : non etch bonding (generasi 6 ke atas)....

Itu pun dokter perlu mempertimbangkan... apakah bonding bisa bertahan lama? kena sikat? bonding ialah resin TANPA filler, so durability nya rendah....

Desensitizer yang ada saat ini setahu saya ialah Bifluorid 12 (VOCO) dan Gluma Desensitizer (Heraeuz Kulzer)...
Bifluorid bentuknya varnish, berisi fluoride dosis tinggi, yang berfungsi : menutup tubulus dentin dengan kristal depot calcium fluoride dan sodium fluoride yang memberikan efek desensitisasi saraf...
Gluma saya kurang faham ...

Begitu dok opini saya... :)

DONDY mengatakan...

trims...

http://truesmiledentalclinic.blogspot.com/ mengatakan...

maaf mau nambahin dikit soal TMJ mas... kok saya malah gak lihat ada kata-kata sp.prostho ya di dalam upaya merawat TMD? padahal setau saya para drg. yang tergolong "pakar" masalah TMJ itu justru para prosthodontist... gampangnya liat aja itu dua pakar TMJ Prof.Jeffrey Okeson dan Dr.Peter Dawson yang textbook TMJ karangannya udah jadi semacam "kitab suci"... mereka dua-duanya pakar prostho lho mas Dondy (^_^)

Anonim mengatakan...

DH,

Selamat sore Dok. Nama saya Michele, saya tinggal di Jakarta. Saya minta tolong informasi, siapa the best Dokter TMJ yang praktek di Jakarta yang menurut Dokter Dondy. Saya bingung harus kemana untuk TMJ ini. Terima kasih sebelumnya.

Best Regards,

Michele

Dondy Setyawan,drg. mengatakan...

maaf, saya kurang tahu kalau daerah jakarta, coba anda ke rumah sakit gigi dan mulut di fakultas kedokteran gigi universitas indonesia atau di trisakti, disana tempat berkumpulnya dokter gigi spesialis. biasanya yang berkompeten untk menangani hal ini adalah spesialis bedah mulut, spesialis periodonsia juga spesialis prosthodonsia. trims. semoga membantu...

Anonim mengatakan...

Dok, hr kamis kemarin ketika saya sdg olahraga bulutangkis tiba2 rahang kiri saya lepas dr persendiannya sehingga menyebabkan bibir bawah saya miring kekanan (seperti org kena stroke).
Lgsg saya dibawa ke rs pondok indah dan dsana sy lgsg dikasih valium dan rahang kiri saya dikembalikan ke posisi semula shg normal kembali.
Tetapi setelah 1 jam ketika sy sdg mengurus administrasi di rs tsb, saya merasakan gigi saya gemerutuk bibir saya gemetaran dan saya temukenali bahwa rahang/sendi kiri saya kembali lepas dan bibir bawah saya kembali mencong kekanan.
Akhirnya saya dibawa ke bedah umum, dan kembali dokter tsb melakukan tindakan yg sama yaitu menarik rahang bawah dan mendorong sebagai upaya mengembalikan rahang dan sendi ke posisi semula. Namun hanya selang 2 menit mulut saya kembali gemetaran dan bibir bawah kembali mencong.
Akhirnya dokter bedah umum itu lepas tangan dan mengembalikan saya ke ruang emergency sambil menunggu dokter bedah mulut.
Selama menunggu saya dalam posisi tiduran dan saya mendapati bibir saya kembali normal...tapi jika saya duduk dan ngobrol sebentar saya merasakan bibir saya gemeteran lagi.
Akhirnya sambil nunggu dokter bedah mulut saya hanya berbaring tidur karna takut bibir saya kembali mencong.
Namun, ternyata setelah ke dokter bedah umum pun saya masih di oper ke dokter khusus TMJ...
Perlu diketahui saya memakai behel gigi dan proses behel ini baru berlangsung selama 1 bulan dan belum ada penarikan kebelakang karna masih proses pencabutan gigi (kondisi saat ini hanya dipasang breket, kawat dan karet / belum ada penarikan).
Pertanyaan saya, sebenernya apa yg terjadi dgn kasus saya ini ? Karna saya baru kali ini mengalaminya...
Apakah karna pengaruh pasang behel tsb ?
(Saya pasang behel di dokter gigi tetapi bukan spesialis ortho)
Lalu, di rs mana saya bisa berobat ke dokter yg benar2 ahli terkait kasus saya ini ?

Mohon informasinya dok, dan kalau tdk keberatan, penjelasan dokter bisa di cc juga ke email saya di : intan-nih@hotmail.com

Terima kasih banyak dok.

Salam

Dondy Setyawan,drg. mengatakan...

intan, kasus anda jarang, coba anda ke rumah sakit gigi mulut di fakultas kedokteran gigi terdekat di kotamu,,atau kalau ada saudara di surabaya coba kunjungu RSGM ( poli gigi spesialis )unair FKG surabaya, lokasinya depan rs dr sutomo sby...kalau anda kurang jelas silahkan call saya langsung di 081 23456 654, trims